Tampilkan postingan dengan label UGM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label UGM. Tampilkan semua postingan

CONTOH PERENCANAAN BISNIS RESTORAN MASAKAN EROPA


PERENCANAAN BISNIS RESTORAN MASAKAN EROPA
I.   Latar Belakang
Suatu mal yang berlokasi di daerah central bisnis Yogyakarta ( Ambarukmo Plaza) , dimana pengunjungnya sebagian besar merupakan para businessman dan sebagian lagi remaja yang menginjak dewasa. Dari waktu ke waktu pengunjung yang datang kesana terus meningkat. Hal ini didukung dengan lokasi yang strategis, tempat parkir yang luas dan dekat dengan perumahan elit yang cukup besar dan pusat kota.
Mal tersebut baru beroperasi 8 bulan dan masih tersedia tempat untuk usaha restoran & cafe sebanyak 2 unit.
II.  PEMRAKARSA
Dengan latar belakang diatas, maka saya bernama Thomas Aji Budi Utomo merencanakan untuk membangun usaha Restoran dan Café . Dimana saya telah mempunyai pengalaman dalam pengelolaan usaha Restoran dan Café dan saya sudah pernah kerja diperusahaan Restoran + 5 tahun. Sehingga saya cukup mengerti mengenai seluk beluk dan operasional usaha tersebut. Lebih detail tentang rencana usaha tersebut dapat lebih lanjut proposal ini.
III. KEPEMILIKAN USAHA
Usaha Restoran dan Café ini merupakan usaha perorangan dimana pengurus usaha adalah anggota-anggota keluarga terdekat, yaitu:
Pemilik / Pimpinan Usaha       : Thomas Aji Budi Utomo
Pengurus Harian                      : -     Puji Purda Ningrum
-          Purwani Ramadhani Wulansari
Total jumlah Karyawan           : 10 orang
MODAL USAHA
Modal dasar usaha dan telah disetorkan sebesar Rp 50.000.000,- (Lima Puluh Juta Rupiah).
Surat-surat Izin
Surat-surat izin dan referensi yang telah dimiliki dan Photo Copinya yang dilampirkan dalam proposal ini adalah:
-          Surat izin Domisili
-          SIUP (Surat Izin Usaha Pengusaha)
-          TDP (Tanda Dartar Perusahaan)
-          NPWP (Nomor Pokok Wajik Pengusaha)
-          Sertifikat Rumah
-          Surat Kawin
-          Kartu keluarga
-          Kartu tanda penduduk (KTP)
IV.  PEMASARAN
Strategi Pemasaran Terhadap Pesaing

Saat ini sudah banyak restoran Fast Food yang tersebar di berbagai daerah di Yogyakarta. Dan hampir semuanya merupakan restoran Fast Food dari luar negeri dengan brand yang kuat serta pelangan tetap seperti KFC, CFC, A&W, Texas Chicken, dan Mcdonal. Hal ini diantisipasi TO"LDARA ESIRKE RESTO dengan produk TO"LDARA ESIRKE RESTO yang berupa ayam panggang oven karena hampir semua restoran Fast Food tersebut memiliki produk ayam goreng sehingga tercipta keunikan sendiri dalam restoran Fast Food. Dilihat dari segi produk yaitu ayam panggang oven, di Yogyakarta sudah banyak sekali restoran yang menyediakan ayam panggang oven sebagai menu, namun dengan konsep restoran Fast
Food, TO"LDARA ESIRKE RESTO yakin mampu menyaingi restoran – restoran lain dalam hal mendapatkan pelanggan.
Produk dan Segmentasi
Produk usaha ini adalah masakan pokok khas Eropa dan minuman khas Eropa.
Berikut menu yang akan kami produksi :
  1. Avocado Sandwich
  2. To"Lto"Tt Esirke (Ayam Isi)
  3. Steak Ikan Marlin
  4. Wafel Labu Parang
  5. Omellet Spanyol
  6. Casserole Sayur
  7. Makaroni Keju Panggang
  8. Penne Saus Daging
  9. Rendezvous Coffee
  10. Ice Cappucino
  11. Green Tea Blast Asli Austria
  12. Dan menu kreasi lainnya dari Chef
Segmentasi usaha ini adalah pengunjung yang datang ke mal dan juga pengunjung yang diundang berdasarkan reklame atau iklan lainnya.
Permintaan
Dari survey diperoleh data omset penjualan 2 unit restoran dan café yang sudah beroperasi disana adalah:
Historikal data total omset Restoran & Café:
Bulan
Restoran & Café 
(Rp)
Jumlah Café 
(Unit)
Rata-rata Omset/Unit 
(Rp/unit)
Bulan-1 
Bulan-2
Bulan-3
35.000.000 
50.000.000
55.000.000
1 
1
1
17.500.000 
25.000.000
28.000.000
Pesaing
Total Restoran dan Café yang diizinkan oleh pengelola mal tersebut sebanyak 4 unit, unit ke 3 akan beroperasi pada bulan 10, yang dikelola oleh kami. Sedangkan unit ke 4 diperkirakan akan beroparsi pada bulan ke 14.
Perkiraan Perkembangan pesaing
Bulan
Restoran & Café 
(Unit)
Proyeksi
2
Bulan-4
3
Bulan-5
3
Bulan-6
3
Bulan-7
4
Bulan-8
4
Peluang
Besarnya proyeksi peluang pasar / omset rata-rata yang di analisa dengan menggunakan konsep bagi-bagi contoh masakan adalah:
Bulan
Total Omset 
(Rp)
Restoran & Café 
(Unit)
Omset rata-rata 
(Peluang)
(Rp/unit)
Proyeksi



Bulan-4
197,840,909
2
98,920,455
Bulan-5
220,909,091
3
73,636,364
Bulan-6
243,977,273
3
81,325,758
Bulan-7
267,045,455
3
89,015,152
Bulan-8
290,113,636
3
96,704,545
V. TEKNIS
Lokasi Usaha:
Tempat usaha ini berlokasi dilantai Third floor dekat dengan pintu masuk pada mal tersebut. Luas ruangan restoran dan café tersebut 30 m2.
Barang Investasi:
- Kontrak Ruangan 1 tahun
- Meja, Kursi, lemari
- Kompor gas 2 unit
- Kompor Listrik 2 unit
- Perlatan memasak lainnya
- Kulkas
- Heater
VI.  KEUANGAN
Total biaya pembangunan Restoran dan Café tersebut sebesar Rp 117.611.000, dengan rincian sebagai berikut
Barang Investasi:
- Kontrak Ruang 1 tahun                                            Rp    50.000.000
- Renovasi                                                                   Rp      5.000.000
- Kursi, meja, lemari                                                    Rp    25.000.000
- Kompor gas 2 unit                                                    Rp      1.200.000
- Kompor Listrik 2 unit                                               Rp      2.000.000
- Peralatan memasak lainnya                                       Rp      2.500.000
- Kulkas                                                                       Rp      3.000.000
- Heater                                                                       Rp      3.000.000
- Motor I unit                                                              Rp    12.000.000
- lain-lain                                                                     Rp      1.000.000
Total                                       Rp   104.700.000
1.    Modal Kerja (Pembelian Bahan Baku Masakan, roti, dll)                Rp.     14.000.000
Grand Total                           RP    118.700.000
Sumber Dana Investasi
Kebutuhan dana dalam pembangunan usaha ini berasal dari dana sendiri dan dana pinjaman dari bank. Yaitu:
Modal sendiri
- Investasi                                            Rp   50.000.000
Kredit Bank
- Investasi                                            Rp   54.700.000
- Modal Kerja                                      RP    14.000.000
Total               Rp    68.700.000
Grand Total                         Rp   118.700.000
Pembayaran Kredit Investasi
Sedangkan pembayaran kredit akan dimulai dicicil pada bulan kedua (sebulan setelah pinjaman diterima), serta selanjutnya setiap 1 bulan sekali, selama 15 bulan. (lebih ditail dapat dilihat pada table dibawah ini atau pada lampiran-02 Proyeksi Aliran Dana)
Tabel Jadwal Pembayaran Pokok dan Bunga Kredit
Bulan
Pokok Kredit 
(Rp)
Bunga Kredit 
(Rp)
Total 
(Rp)
Bulan-1
6,248
1,244
7,492
Bulan-2
6,248
1,398
7,646
Bulan-3
6,248
1,273
7,521
Bulan-4
6,248
1,148
7,396
Bulan-5
6,248
1,023
7,271
Bulan-6
6,248
898
7,146
Bulan-7
6,248
773
7,021
Bulan-8
6,248
648
6,896
Bulan-9
6,248
523
6,771
Bulan-10
6,248
398
6,646
Bulan-11
6,248
273
6,521
Bulan-12
7,403
148
7,551
Proyeksi Laba Rugi
Pada bulan operasi pertama diperkirakan usaha air isi ulang sudah mendapatkan keuntungan sebesar Rp 53.789.000 dan bulan kedua memperoleh laba sebesar Rp 35.937.000, Akumulasi keuntungan dalam satu tahun adalah Rp 595.870.000 Lebih ditail tentanng  Proyeksi laba rugi dapat dilihat pada Lampiran-03
Analisa Investasi
Dalam analisa investasi kami menggunakan 2 metode, yaitu:
1.      Payback Period adalah suatu periode yang diperlukan untuk menutup kembali investasi dengan menggunakan keuntungan ditambah penyusutan.
Payback Period usaha ini adalah + 4 Bulan.
2.      Internal Rate of Return (IRR) adalah tingkat bunga yang akan menjadi nilai sekarang dari proceds yang diharapkan yang akan diterima, sama dengan nilai sekarang dari pengeluaran modal. IRR yang baik jika lebih besar dari tingkat suku bunga bank.
IRR dalam 12 bulan adalah 35,69%.
Rasio Keuangan
Metode yang digunakan adalah:
Likuiditas adalah ukuran kemampuan usaha dalam memenuhi kewajiban lancarnya, minimal 1 atau 100%.
Bulan
Likuiditas
Bulan -1 
Bulan -2
Bulan -3
Bulan -4
Bulan -5
Bulan -6
Bulan -7
Bulan -8
Bulan -9
Bulan -10
Bulan -11
Bulan -12
96.68% 
156.95%
235.72%
340.02%
477.48%
649.87%
853.82%
1149.85%
1587.87%
2283.88%
3527.40%
7135.00%
Selanjunya lihat lampiran-0 atau 05
Profitabilitas
Kemampuan usaha dalam menghasilkan laba dengan jumlah harta yang telah ditanamkan, dapat diukur dengan ROI (Rate of return O Investment) dan ROE (Rate of return On Equity). ROI dan ROE yang baik lebih besar dari suku bunga bank.
Bulan
ROI
ROE
Bulan -1 
Bulan -2
Bulan -3
Bulan -4
Bulan -5
Bulan -6
Bulan -7
Bulan -8
Bulan -9
Bulan -10
Bulan -11
Bulan -12
49.42% 
35.52%
43.21%
51.93%
61.92%
50.67%
60.42%
71.97%
85.87%
102.93%
124.34%
156.26%
129.68% 
86.64%
99.91%
113.19%
126.47%
95.70%
105.74%
115.77%
125.81%
135.84%
145.87%
155.91%
Terlihat ROI dan ROE pada awal bulan sudah lebih dari suku bunga bank dan makin meningkat setiap yang menyatakan proyek ini layak dibangun. Selanjunya lihat lampiran-0 atau 05.
VII.    JAMINAN KREDIT.
Jaminan kredit usaha untuk pinjaman tersebut, kami bersedia menjaminkan Surat sertifikat rumah atas nama saya.
VIII. PENUTUP
Demikianlah proposal permohonan kredit kami ini.
Besar harapan kami untuk mendapatkan pinjaman kredit dari Bank yang Bapak pimpin.
Terimakasih atas kerja samanya.
Hormat Kami,
(Thomas Aji Budi Utomo)
Pemilik Usaha